Harry Styles - As It Was: Makna, Cerita, dan Fakta Lagunya
Di era di mana pop ballad cenderung overproduced dan oversentimental, "As It Was" muncul seperti angin segar — sebuah lagu tentang perubahan, kehilangan, dan ketidakmampuan kembali ke keadaan lama, yang dibungkus dalam synthpop yang terang dan danceable hingga kamu hampir tertipu untuk tidak merasakan betapa dalamnya isi lagu ini. Ini bukan kebetulan. Harry Styles dan tim produksinya tahu persis apa yang mereka lakukan, dan hasilnya adalah salah satu lagu pop terpenting dekade 2020an.
Tentang Lagu "As It Was"
As It Was dirilis pada 1 April 2022 sebagai single utama dari album ketiga Harry Styles, Harry's House. Lagu ini ditulis oleh Harry Styles bersama Kid Harpoon dan Tyler Johnson — tim yang sudah berkolaborasi dalam sebagian besar musik solo Harry sejak album debutnya. Produksinya dipimpin Kid Harpoon dan Tyler Johnson dengan hasil yang memadukan synthesizer era 80an, beat yang bouncy, dan falsetto Harry yang distinctive.
Dalam tiga hari pertama setelah rilis, As It Was meraih 26 juta stream di Spotify dalam waktu 24 jam, menjadikannya salah satu debut terbesar platform tersebut. Lagu ini meraih nomor satu di lebih dari 30 negara, termasuk UK, US, dan Australia — pencapaian yang tidak semua artis bisa klaim sekali dalam kariernya, apalagi berulang kali.
Makna Lirik "As It Was"
Lirik As It Was tidak langsung to the point, tapi kalau kamu dengarkan dengan seksama, ada arc naratif yang sangat jelas. Lagu dibuka dengan suara cucu Harry (anak dari sahabatnya) berkata "In this world, it's just us / You know it's not the same as it was" — sebuah opening yang sangat unusual untuk lagu pop, sekaligus langsung menetapkan tone.
Inti lagu ini adalah tentang masa transisi — periode ketika kamu sadar bahwa tidak ada jalan kembali ke versi lama dirimu atau hubungannya, tapi belum sepenuhnya siap untuk versi baru. Ada melancholia di sini, tapi juga acceptance. "Answer the phone, Harry, we worry about you" adalah referensi semi-autobiografis yang memberi jendela kecil ke dunia Harry yang sesungguhnya selama pandemi.
Kalimat yang paling sering dikutip: "You know it's not the same as it was" — simpel, tapi sangat tepat mengkapsulasi perasaan semua orang yang pernah merasakan bahwa sesuatu yang dulu ada sudah tidak bisa dikembalikan, betapapun kamu mencoba.
Tentang Produksi Musik
Yang membuat As It Was menarik secara musikal adalah kontras yang disengaja antara suasana dan konten. Secara produksi, lagu ini terdengar optimistic hampir sepanjang durasinya — synthesizer yang bright, beat yang energetik, dan arrangement yang airy. Tapi kata-katanya berbicara tentang kehilangan dan ketidakpastian.
Kid Harpoon dan Tyler Johnson mengambil inspirasi dari synthpop Inggris era 80an — ada elemen New Order, sedikit Pet Shop Boys, dan textural approach yang mengingatkan pada era tersebut. Tapi feeling-nya sangat 2022: produksi yang modern tanpa kehilangan kehangatan analognya.
Vokal Harry di sini diposisikan lebih tinggi dari biasanya — banyak menggunakan falsetto yang terasa fragile tapi juga beautiful, menciptakan efek emosional yang sangat efektif. Ada ironi yang terasa sengaja: cara paling menyentuh untuk menyampaikan kesedihan terkadang adalah dengan melodi yang membuat orang ingin menari.
Video Musik yang Memukau
Video musik As It Was yang disutradarai Flux Pictures dengan cepat menjadi salah satu video paling dibicarakan 2022. Visual aestheticnya memadukan warna-warna bold dan saturasi tinggi dengan koreografi yang intim — Harry menari sendirian di ruangan dengan warna merah menyala, yang kontras dengan nada loneliness lagu ini.
Kostum dalam video — jumpsut glam rock yang rhinestone-encrusted — langsung menjadi fashion moment tersendiri dan direplikasi di mana-mana. Tapi yang paling berkesan adalah ending yang quiet: Harry sendirian, setelah semua keramaian visual, satu-satu detail yang mengembalikan ke inti emosional lagu.
Rekor dan Pencapaian
- Nomor 1 di Billboard Hot 100 selama 15 minggu tidak berturut-turut — total terpanjang untuk artis Inggris dalam sejarah chart.
- Lagu UK debut tercepat yang meraih 1 juta stream di Spotify dalam satu hari.
- Grammy Award untuk Record of the Year 2023.
- Menjadi lagu Inggris paling banyak distreaming sepanjang masa hanya dalam beberapa bulan setelah rilis.
- Bertahan di Top 10 Spotify Global lebih dari 20 minggu.
Fakta Menarik
- Suara cucu di intro adalah anak dari sahabat Harry, Alex Fine — Harry diminta memperkenalkan suaranya ke album dan hasilnya malah menjadi opening yang paling iconic.
- Lagu ini ditulis dan direkam hanya dalam satu hari session.
- As It Was dan Harry's House secara luas dianggap sebagai karya paling personal dan paling matang Harry sejauh ini, menampilkan dimensi songwriting yang lebih vulnerable dari dua album sebelumnya.
- Judul album Harry's House terinspirasi dari lagu Joni Mitchell bertajuk "Harry's House / Centerpiece" — bukti dari catalog influences yang luas dan tidak terduga dari Harry.
FAQ
"As It Was" bercerita tentang perasaan bahwa segala sesuatu telah berubah dan tidak bisa kembali ke keadaan semula. Lagu ini ditulis selama pandemi, mencerminkan isolasi, perubahan hidup, dan keengganan menerima bahwa masa lalu sudah berlalu. Kontras antara melodi yang upbeat dan lirik yang melankolis adalah pilihan artistik yang sengaja.
"As It Was" dirilis pada 1 April 2022 sebagai lead single dari album Harry's House yang dirilis penuh pada Mei 2022.
Ya, "As It Was" menang Grammy Award untuk Record of the Year di Grammy ke-65 pada Februari 2023 — salah satu penghargaan paling bergengsi di industri musik global.
Mudah — buka kolom pencarian di LAGU123, ketik "Harry Styles As It Was", dan kamu bisa langsung mendengarkan dan mendownload lagu dalam format MP3 secara gratis.
Download Lagu Harry Styles As It Was Lainnya!
Selain Harry Styles As It Was, temukan juga lagu-lagu populer Harry Styles As It Was lainnya di LAGU123.
Lihat semua lagu Harry Styles As It Was